Rabu, 11 Februari 2015

Ganbatte ^^

"ini telah sementara dimulai, dan tak perlu menanyakan seberapa lelah engkau berjalan, tepuk pundak sendiri dan memotivasi diri sendiri , menguatkan keyakinan akan tujuan.. 
ya TUJUAN! suatu perjalanan pastinya butuh tujuan ^^ meski jatuh seakan tak sanggup untuk bangkit kembali , yakinlah wahai ragaku untuk mencoba menatap lurus kedepan kearah cahaya kebahagiaan , fokus dan biarlah kenangan menjadi sebuah Pelajaran..~
semua letaknya disini *Dihati sendiri...

Jumat, 30 Januari 2015

hening itu...

"Air mata itu jatuh didedaunan diwaktu semu,
embun pagi mengantarkanmu padaku,
 hening lantuna angin kalbuku,
mentari enggan muncul bila hatimu masih redup,"

"aku enggan berbalik bila hatimu masih ragu,
aku enggan untuk memelukmu bila ragamu menolakku,
aku enggak mencampakkanmu bila engkau masih disisiku.,"

Senin, 26 Januari 2015

"Seraya kata tak sampai hingga bayangmu pun tak kurasa
Rembulan indah memanggil semu
Hati kecil pun berkata lirih
Cahaya redup diufuk barat
Tanda kasih tak bermakna
Hingga akhir tak bertuan.-"

Jumat, 23 Januari 2015

Cerita singkat di Negeri Dongeng dan Negeri Impian

      Disebuah negeri Dongeng , terdapat keluarga yang hidupnya harmonis..suatu hari ada bencana yang datang  dikehidupannya..
merenggut kebahagiaan itu, ia pun sangat tak menerima itu..
suatu ketika ia bertanya kepada Tuhan, garis hidup apa yang ia berikan?
Tuhan pun belum menjawabnya.,

    Tak terasa telah berganti musim, ia terus berharap jawaban yang akan diberikan Tuhan..
pada suatu hari ia pergi di Negeri impian..
ia berharap disanalah ia akan menemukan semua jawaban dari pertanyaan yang belum terjawab.,
rindu akan negeri Dongen telah ia kubur sejenak dalam hatinya..
akankah Tuhan melihat usahanya itu? dan segera menjawabnya?

Negeri impian...
akankah ia dapat menaklukannya?


To be continued...


Sang Penguasa Jagat "Katanya!"

       Hari ini aku terdiam dikehingan malam, melihat tingkah beberapa makhluk ciptaan-Nya dibalik jendela maya yang ada. Ada pertanyaan yang terselip didalam kalbu entah itu akan aku pertanyakan kelak?
       Lihatlah didepanmu, mereka tertawa, menangis, dan apa yang engkau rasakan? adakah perubahan dari dalam dirimu? bukalah sejenak relung hatimu itu, dan rasakan yang mereka rasakan. 
      ya...!
engkau ingin berkuasa dijagad raya ini,
merenggut yang bukan hakmu, engkau cabik cabik hati nurani mereka!
belum puaskah engkau wahai penguasa?
masihkah matamu tertutup hawa hawa nafsumu itu untuk merenggut jagad raya ini?
bangunlah dari mimpi indahmu itu,
dan...
tengoklah disekelilingmu,
ada yang merengek hingga tak memiliki rasa malu
 sebab engkau telah membutakan rasa malu mereka dengan keserakahanmu.